image

BUANG SAMPAH SEMBARANGAN (TIDAK SELALU) MERUSAK LINGKUNGAN

 


Oleh : Hanafi Febriancahya (ilham dari Ibu Dosen)

 Buang sampah sembarangan merupakan "budaya" masyarakat yang sangat sulit diubah. Seringkali sampah yang telah kita buang justru akan mengganggu lingkungan. Akan tetapi, hal tersebut tidak 100 % benar. Ada beberapa jenis sampah yang apabila kita buang di sembarang tempat, maka akan dapat menjaga lingkungan.


Misalnya saja, ketika kita makan buah-buahan yang memiliki biji, kadang biji tersebut hanya kita buang di tempat sampah. Hal tersebut justru merupakan tindakan yang kurang tepat, sebab biji-bijian tersebut hanya akan membusuk dan terbuang percuma. Tak ada manfaatnya.

Akan tetapi, jika biji-bijian tersebut kita buang di sembarang tempat atau lebih spesifiknya di tanah, maka biji tersebut akan tumbuh. Hal tersebut sangat mungkin terjadi mengingat kondisi fisik dan iklim di Indonesia yang cukup mendukung untuk tumbuhnya tanaman. Biji-bijian tersebut akan tumbuh dan menjaga lingkungan hidup, karena pohon merupakan "saver environment". Kita semua tentu sudah mengetahui betapa banyak manfaat pohon-pohon di lingkungan kita.

Namun, alangkah lebih baik apabila biji-bijian tersebut kita tanam di pot-pot atau polybag. Sehingga, biji tersebut dapat kita manfaatkan. 

Oleh karena itu, tidak selamanya membuang sampah sembarangan itu merusak lingkungan.









5 comments:

UKMF JM Al-Ishlah said...

Buanglah sampah pada tempat sampah, belajar dari kesakralan tanah akan menyeimbangkan keberadaan kita

Zii Mujiku Hibiniu said...

Jadi membenarkan nih, buanglah sampah pada tempatnya. Sampah non organik buanglah pada tempatnya yaitu tempat sampah non organik, dan buanglah sampah organik ditempatnya yaitu tempat sampah organik. Kalo di rumahku namanya blumbang. Segala macam sampah organik berkumpul disitu. Untungnya, kalo ada biji2an bisa tumbuh, trus bisa di pindah ke tempat yang layak. Kalian tahu pohon mangga di depan rumah, yang berkali-kali berbuah dan menebar kebaikan? Asalnya dari blumbang. Setelah penuh, ditutp dengan tanah, atau malah ketutup tanah dengan sendirinya. Satu dua tahun kemudian, exs-blumbang akan menjadi tanah subur. itulah kebijakan petani. Kebijakan pemerintah kalah deh..(aku ngomong apa ya...)

be the real ihsan.. said...

thanks opininya teman-teman.. semoga mas hanafi tau dan mau menanggapi :)

Wimby said...

hidup biji-bijian..!!!!

Rizky oktaviani said...

hahaha, yang penting adalah pengelolaan yang berkelanjutan wimb:) hidup geografi

Post a Comment

Pages